+ -

Pages

Khamis, 29 Disember 2016

Kisah gugurnya Abu Aqil bin Tsa’labah

Nama lengkapnya adalah: Abdurrahman bin abdullah bin Tsa’labah, ia adalah salah seorang sahabat yang ikut dalam perang Yamamah, ia juga ikut dalam perang badar semua peperangan ini ia lakukan bersama – sama dengan Rasulullah Saw, pada perang yamamah ia gugur sebagai syahid.

Dari Ja’far bin Abdullah bin Aslam, ia berkata: Ketika perang yamamah berkecamuk, pasukan muslimin berbaris untuk menyerang, sahabat yang pertama kali terluka adalah Abu Aqil, ia tertusuk anak panah yang mengenai bagian antara kedua bahu dan hatinya bukan di tempat yang mematikan, lalu anak panah itu dicabut sehingga fisiknya mulai melemah, terutama bagian tubuh sebelah kirinya pada siang hari tampak melemah, kemudian ia lari menuju pelana unta.

    Ketika pertempuran memanas dan kaum muslimin tampak terdesak, mereka mulai menuju unta – unta mereka, sedangkan Abu Aqil terlihat lemas akibat luka yang dideritanya, ia mendengar Mu’nu bin Uday berseru: Wahai kaum anshar, Allah, Allah, seranglah musuh – musuh kalian.
Abdullah bin Umar berkata: lalu Abu Aqil bangkit mencari pengikutnya, lalu aku bertanya kepada Abu Aqil: apa yang ingin kau lakukan? Engkau tak dapat berperang lagi, ia menjawab: aku mendengar suara seesorang memanggilku!

Ibnu Umar berkata: aku menjelaskan pada Aqil bahwa yang dipanggil adalah: kaum anshar, sedangkan  yang terluka tidak termasuk.

Abu Aqil menjawab: Aku adalah kaum anshar dan aku akan memenuhi panggilan itu walau dengan merangkak sekalipun.
Ibnu Umar berkata: kemudian Abu Aqil mengambil pedangnya dengan tangan kiri, lalu berseru: wahai kaum anshar! Seranglah seperti ketika perang Hunain, maka berkumpulah kaum anshar, Allah akan mengampuni kalian semua, majulah karena kaum muslimin membuat lingkaran mengelilingi musuh – musuh mereka, sehingga mereka berhasil berhadapan langsung dengan musuh mereka ditengah lapangan sehingga pedang – dengan pedang saling bertemu.

Ibnu Umar berkata: kemudian aku melihat kearah Abu Aqil, tangannya sudah putus dari bahu dan jatuh ketanah, pada tubuhnya terdapat empat belas luka semuanya ia korbankan ketika menghadapi musuh Allah yaitu Musailamah.

Ibnu Umar berkata: Kemudian aku berhenti didekat Abu Aqil, ia sedang mengerang kesakitan dan sekarat, lalu aku berkata: wahai Abu Aqil! Ia menjawab: baik, dengan ucapan yang tersendat – sendat, siapa yang kalah?

Ibnu Umar berkata: aku menyampaikan berita gembira bahwa musuh Allah telah berhasil dibunuh, kemudian ia mengangkat jarinya kelangit dan bersyukur kepada Allah. Akhirnya Abu Aqil gugur sebagai syahid.

Setelah Abu Aqil gugur aku menyampaikannya kepada Umar tentang kejadian selengkapnya.
Lalu Umar berkata: ia akan disayang oleh Allah Swt. Ia masih saja mencari dan berharap gugur sebagai syahid. Ia adalah sahabat pilihan dan lebih dulu memeluk Islam diantara mereka.
close
http://www.pulasdesign.info/?m=0



5 idecemerlang32: Kisah gugurnya Abu Aqil bin Tsa’labah Nama lengkapnya adalah: Abdurrahman bin abdullah bin Tsa’labah, ia adalah salah seorang sahabat yang ikut dalam perang Yamamah, ia juga ik...

Tiada ulasan:

< >